| Panduan Suster | |
|
Biasanya, seorang suster mulai dicari saat menjelang kita melahirkan. Namun, seringkali juga kita mencari saat anak kita sudah lahir karena suster sebelumnya mengundurkan diri. Dalam hal ini, sumber referensi yang paling dapat diandalkan adalah referensi dari anggota keluarga atau teman dekat kita. Apabila tidak ada, maka alternative selanjutnya adalah melalui yayasan. Pilih beberapa yayasan yang mendapat review yg baik. Pertimbangkan prosedur dan biaya administrasi. Dan bila menemukan suster yang cocok, perhatikan isi kontrak yang diajukan oleh yayasan. Sangat dianjurkan untuk mengenal calon suster terlebih dahulu melalui proses interview sebelum menentukan pilihan. Sebelum sang suster memulai bekerja, seyogyanya dia mendapat penjelasan dan pedoman kerja di rumah kita dalam menjalin hubungan yang baik. Misalnya, daftar barang yang telah kita siapkan atau akan digunakan untuk merawat bayi/anak. Tak lupa adalah mengajarkan cara penggunaan alat-alat elektronik yang akan digunakan dan informasi untuk keadaan darurat. Topik-topik lain yang penting untuk dibahas adalah: Bagi para orang tua yang sibuk, ada baiknya kita meminta suster untuk mengisi buku harian, supaya kita dapat terus memonitor perkembangan anak. Selain itu, kita juga bisa memberi pertanyaan lisan saat pulang dari kantor untuk mengetahui apa saja yang dilakukan pada hari itu (contoh pertanyaan). |



